Merasa Menjadi Orang Yang Rugi

Terasa begitu lama sekali jari-kari ini tidak bermain diatas keybord untuk sekedar menyapa teman-teman di dunia maya. Bukanlah persoalan tidak ada waktu untuk menghadapi komputer maupun laptop serta sekedar say hallo, tetapi persoalannya adalah selama lima hari terakhir aku merasa kurang begitu bersemangat dalam menuliskan ide-ide yang ada dipikiran ini. Hal tersebut seakan menjadikan aku semakin merasa malas untuk membuka blog tercinta ini.


Setelah lima hari pula, kemalasan semakin menjadi-jadi dan aku merasakan jika hal tersebut aku terus-teruskan bukan tidak mungkin akan semakin membuat aku kian terpuruk dan akan menjadi beku pikiran ini karena ide-ide yang ada di dalam tidak dikeluarkan. Banyak sekali uneg-uneg yang sebenarnya telah mengantri untuk dipublikasikan, akan tetapi sekali lagi virus malam telah menenggelamkan semua itu ke alam bawah sadarku, akhirnya yang terjadi adalah aku menjadi seorang yang bingung, ketika mau menulis terasa berat sekali.
Gambar

Dan hari ini, dengan segenap kekuatan dengan dilandasi niat yang aku paksakan aku mencoba untuk mengisi dinding-dinding kosong blogku yang sudah hampir seminggu ini tidak aku isi dengan kata-kata dan kalimat ataupun sebuah cerita. Pada hari ini pula aku mencoba untuk kembali menjadi seorang yang membiasakan diri untuk senantiasa menuliskan apa yang bisa aku tuliskan. Karena jika sehari tidak menulis maka aku merasa menjadi orang yang paling merugi.

Selain itu, aku juga akan berusaha melawan rasa malas yang telah membuatku berjalan ditempat tanpa melakukan usaha agar bisa melakukan perubahan ke arah yang lebih baik lagi. Jujur saja dalam postingan kali ini aku juga tidak akan menuliskan tentang suatu persoalan yang saat ini sedang hangat di masyarakat, akan tetapi aku hanya ingin mencurahkan isi hati seorang yang sedang berperang melawan rasa malas dan rasa ragu dalam melangkah.

Semoga hari ini akan menjadi penyemangat bagiku untuk bisa istiqomah dalam membuat postingan sebagaimana yang telah kulakukan pada bulan kemarin. Karena dalam kata-kata bijak dijelaskan jika waktu ini lebih buruk dari kemarin maka termasuk orang yang merugi, oleh sebab itulah aku tidak mau terlalu banyak merugi. Aku harus bangkit dan mencoba menjadi orang yang beruntung, amien.

No comments:

Post a Comment