Ribetnya Administrasi Sekolah

Sebagai seorang pendidik, terutama guru di sekolah tentu tugas utamanya adalah mengajar anak didiknya. Selain hal tersebut sesungguhnya merupakan tugas tambahan yang sifatnya tentu saja kondisional. Hanya saja saat ini tugas utama guru sering terabaikan dan tergantikan dengan berbagai tugas tambahan yang juga harus dibebankan kepada mereka semua. Hal itu pula yang akhirnya menjadikan anak didik menjadi kurang terurus karena guru tersebut.


Memang harus diakui bahwa saat ini beban yang disandang oleh guru sangatlah berat, bukan hanya tugas mengajar sebagai tugas utama, tetapi mereka juga dintuntut untuk tertib administrasi pribadi sebagai guru baik itu menyusun laporang program harian, mingguan, bulanan, semesteran, maupun program tahunan yang harus dikerjakan. Sehingga tidak mengherankan banyak guru yang kelelahan karena banyaknya tugas yang harus dikerjakan.

Belum lagi tugas-tugas yang lain semisal harus mengurusi masalah dana BOS, beasiswa dan bantuan sekolah lainnya yang tentu saja sangat menguras pikiran, tenaga dan juga waktu. Dengan keadaan semacam itulah yang menyebabkan konsentrasi guru dalam mengajar akhirnya buyar karena harus memikirkan hal-hal lain yang sama pentingnya karena sudah menjadi tugasnya menjadi guru. Belum lagi ditambah dengan kewajiban untuk mengembangkan diri menjadikan guru semakin terbebani dengan semua itu.

Yang paling menjadi beban tentu saja adalah ribetnya proses administrasi sekolah yang terkadang sangat berbelit-belit, belum lagi sistem online yang tidak semua guru menguasai sehingga menyebabkan guru menjadi pihak yang sangat terbebani dengan berbagai kewajiban dan tugas sekolah. Dan sayangnya semua itu harus dibayar mahal dengan dikorbankannya anak didik menjadi kurang terurus. Semoga para guru di Indonesia tetap sabar dan semangat menjalankan tugas mulia tersebut. Amien.

No comments:

Post a Comment