Balada Politik Bang Ruhut

Bukan hanya persoalan ditakapnya ketua MK (AM) dan ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi serta tersangka kepemilikan narkoba yang membuat heboh jagad Indonesia ini, tetapi ada kejadian lain yang tak kalah menariknya di tingkatan elit negeri ini. Kejadian tersebut tak lain adalah penolakan sejumlah anggota DPR RI Komisi III terhadap rencana ditetapkannya Ruhut Sitompul menjadi ketua komisi III DPR menggantikan koleganya Gede Pasek Suardika dari partai Demokrat.


Sejak diumumnkan menjadi pengganti dari Gede Pasek memang sebagain anggota parlemen terutama dari komisi III sudah menduga bahwa Pasek akan digantikan oleh Ruhut. Benar saja, setelah resmi di copot dari kepengurusan DPP Partai Demokrat akhirnya Gede benar-benar diganti kedudukannya oleg Ruhut, yang oleh ketua fraksi Demokrat diajukan sebagai ketua komisi III menggantikan Gede Pasek. Namun rencana tersebut ditentang oleh para anggota komisi III terutama dari partai golkar, gerindra dan juga PPP.

Bahkan dengan nada keras, para penolak Ruhut mengatakan jika Ruhut benar-benar menjadi ketua Komisi III DPR RI, maka dikhawatirkan komisi III akan menjadi komisi badut, padahal selama ini komisi III adalah komisi yang terhormat karena membidangi masalah hukum. Penolakan tersebut dikarenakan track record Ruhut yang dinilai buruk dimata masyarakat. Oleh sebab itulah tidak mengherankan jika kemudian Ruhut ramai-ramai ditolak oleh teman-temannya sendiri.

Balada politik Ruhut Sitompul memang selalu menarik untuk diikuti, bukan saja karena sikapnya yang ceplas-ceplos, akan tetapi yang paling disoroti oleh masyarakat tentu saja gayanya yang arogan serta sering mengeluarkan pernyataan kontroversial lah yang menjadikan citra dirinya semakin menurun di hadapan masyarakat. Oleh sebab itulah, jika pada hari ini akhirnya si Poltak Ruhut Sitompul mengundurkan diri sebagai calon ketua komisi III DPRI RI, maka hal tersebut merupakan sebuah keputusan terbaik bukan hanya untuk kepentingan lembaga DPR, terutama komisi III, akan tetapi juga sangat baik untuk kepentingan pribadi Ruhut agar tidak samakin banyak mendapatkan hujatan dan penolakan dari amsyarakat luas.

Post a Comment