Rencana Setelah Pensiun Sang Presiden

Setiap orang tentu mempunyai rasa lelah dalam menjalani aktifitas kesehariannya, meskipun aktifitas tersebut sudah menjadi kewajiban dan tangguungjawabnya akan tetapi semua itu pasti akan menemui kata selesai. Yaa, setiap pekerjaan tentu ada batasannya dan tidak bersifat abadi, baik itu pekerjaan menjadi seorang guru, petani, pekerja kantoran, dan semua jenis pekerjaan tentu akan ada masa habisnya, tak terkecuali menjadi seorang presiden.


Menjadi kepala negara (presiden) memang hanya bisa menjalankan tugasnya selama lima tahun, dan boleh untuk mencalonkan lagi selama satu periodenya lagi. Atau dalam kata lain, jabatan presiden hanya boleh dipegang selama 10 tahun, jika sudah dua periode terpilih terus maka periode ketiga tidak diperkenankan lagi menjabat. Hal itulah yang tertera dalam Undang-Undang Dasar sebagaimana dijelaskan dalam Bab III tentang Kekuasaan dan Pemerintahan Negara pasal 7 yang berbunyi "Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan".
SBY

Begitu pula yang terjadi pada Presiden Republik Indonesia saat ini yang dijabat oleh Susilo Bambang Yudhoyono. Karena beliau sudah menjabat selama dua periode mulai dari tahun 2004-2009 dan juga 2009-2014, maka pada pemilu persideng tahun 2014 nanti beliau secara otomatis tidak bolen mencalonkan lagi sebagai presiden Indonesia. Mungkin SBY juga sudah mulai lelah karena sudah mengurus negara dengan penduduk yang kurang lebih 250 juta lebih, bagaimana pusingnya coba, belum lagi urusan partai bentukannya yaitu partai Demokrat yang saat ini sedang dilanda prahara karena banyaknya kader yang terlibat kasus korupsi.

Jadi sangat wajar sekali jika ke depan SBY mempunyai sebuah rencana sederhana untuk mengisi waktunya setelah tidak menjabat lagi sebagai seorang presiden. Dan rencana tersebut boleh dikatakan kurang begitu lazim jika melihat ukuran jabatan dari seorang presiden, SBY setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden berencana untuk "membuka restoran warung nasi goreng" Meskipun rencana tersebut masih sebatas wacana, akan tetapi hal tersebut mungkin saja akan lebih baik sebagai wujud untuk menghilangkan kepenatan selama ini karena sibuk mengurus negara.
Nasi goreng

Pastinya, seandainya rencana SBY tersebut benar-benar dilakukan, bukan tidak mungkin restoran ansi gorengnya akan menjadi sebuah usaha yang bisa digunakan untuk mengisi waktu pensiun SBY. Selain itu, dengan membuka restoran nasi goreng SBY juga masih bisa memberikan yang etrbaik bagi rakyat Indonesia, karena dengan membuka usaha tersebut secara langsung juga membuka lahan pekerjaan buat masyarakat Indonesia. Jadi, jika benar-benar pak SBY setelah pensiun jadi presiden mau membuka warung nasi goreng SBY, saya dukung sekali pak..  

No comments:

Post a Comment