Bahagia Bila Lihat Senyumnya



Memiliki anak yang sehat tentu membuat hati setiap orang tua menjadi bahagia, begitu juga dengan saya dan istri yang boleh dibilang sebagai orang tua muda. Memiliki anak usia tiga tahun yang sedang lucu-lucunya, apalagi dia sudah mulai belajar dan bermain di PAUD tentu semakin membuat hati saya sebagai orang tua kian bangga. Namun, kebahagian itu berubah ketika si kecil sedang sakit karena senyum si kecil tidak bisa setiap hari. Apalagi jika sampai si kecil di opname di rumah sakit, rasanya hati ini menjadi tidak karuan.

Sudah seminggu yang lalu Noofa baru pulang opname dari rumah sakit Siaga Medika Pemalang. Menurut hasil lab Noofa positif terkena typus dan juga terkena Ispa. Memang sebelum positif opname, badan noofa sempat panas hingga 40c beberapa hari tepatnya mulai hari Senin 18-21 April yang lalu. Saya sendiri sempat bolak-balik Semarang-Pekalongan-Semarang untuk mengecek keadaan Noofa. dan pada akhirnya pada hari Kamis 21 April 2016 akhirnya diputuskan istri untuk membawa Noofa ke rumah sakit. Setelah sempat ke salah satu rumah sakit di Pekalongan namun semua kamar full, maka akhirnya diputuskan untuk membawa Noofa ke salah satu RS swasta di Pemalang yang kebetulan masih ada satu kamar yang kosong VIP.
 
Noofa dirawat
Resmilah pada hari itu Noofa dirawat lagi di rumah sakit setelah sebulan sebelumnya dia juga harus menjalani opname di salah satu RS Islam swasta di Pekalongan akibat terkena DBD dan Typus. Saya yang saat itu sedang berada di Semarang karena harus kerja akhirnya memutuskan untuk mengambil cuti setelah dikabari istri bahwa Noofa akhirnya harus opname. Setelah pulang mengajar dari Ungaran, saya langsung putuskan untuk langsung ke Pemalang karena harus menemani istri menjaga Noofa di ruma sakit.

Selama kurang lebih 3,5 jam perjalanan dari Semarang akhirnya saya sampai juga di RS Siaga Medika Pemalang. Setelah memarkir sepeda motor langsung saja saya menuju ruang Jasmine 11 dimana Noofa di rawat. Begitu saya masuk Noofa terlihat tersenyum kecil sambil batuk-batuk. Melihat dia kondisi dia seperti itu saya merasa sangat sedih. Betapa tidak saya masih ingat betul awal bulan Maret yang lalu di ruang dan rumah sakit berbeda Noofa harus di infus untuk kesekian kali. Di usia yang baru 3 tahun, boleh dibilang Noofa sudah berkali-kali harus menerima suntikan infus…sedih rasanya.
 
Tidur di RS Siaga Medika Pemalang
Kurang lebih 3 hari menjalani perawatan di RS Siaga Medika, akhinya hari Sabtu tepatnya malam minggunya Noofa diperbolehkan pulang. Saya merasa sangat bahagia dan senang karena sejak sore hari Noofa selalu bilang horee…Noofa pulang, Noofa pulang ke rumah.…ada rona kebahagiaan terpancar jelas di wajah buah hati saya tersebut. Sekitar pukul 18.30 Waktu Indonesia Pemalang (WIP) Noofa di jemput simbah, bulek dan om nya dengan mobil. Sedangkan saya sendiri harus ditinggal di rumah sakit karena harus menunggu mengurus administrasi. Setelah kurang lebih satu jam menunggu akhirnya administrasi kepulangan Noofa selesai dan saya pulang.

Sesampainya di rumah saya langsung menuju kamar dan melihat Noofa sudah terlelap tidur dan sesekali masih batu-batuk. Setelah mengambil air wudhu dan salat isya saya memanjatkan doa kepad Allah khususnya doa untuk buah hati agar senantiasa dilindungi dan dijauhkan dari segala penyakit oleh Allah..amien. Keesokan harinya senyum Noofa kembali hadir seperti biasa, ada kabahagiaan yang terasa dalam hati ini pun berkata “senyummu adalah bahagiaku nak”. Hari itu juga Noofa minta dibelikan mainan Playstation dan minta Playdoh, segera saya dan umy Noofa akhirnya memutuskan mengajak si kecil ke Kajen membeli mainan yang diingini Noofa.
 
Senyum Noofa
Setelah pulang langsung deh Noofa bermain playdoh ditemani om Yaya. Saya sendiri akhirnya setelah Isya memutuskan untuk pamit karena harus kembali ke Semarang karena keesokan harinya harus menjalankan tugas negara untuk mendidik generasi penerus bangsa. Sepanjang perjalanan Kesesi Pekalongan-Semarang tak henti-hentinya saya berdoa dengan membaca surat al-Fatihah untuk Noofa agar senantiasa diberi kesehatan dan semoga menjadi anak salihah, amien.
 
Noofa dan Abi

1 comment:

  1. :'(

    semangat Mas...IngsyaAllah Noofa diberi kesehatan selalu....

    ReplyDelete