Belajar Tak Pernah Berhenti

Apa rasanya jika belajar di tengah kesepian? maksud di tengah kesepian adalah belajar di tengah kondisi masa-masa liburan, bagi sebagian orang hal tersebut tentu sangat membosankan dan akan sulit untuk berkonsentrasi. Tapi bagi sebagian yang lain, justru sebaliknya merasakan ketenangan dan kesenangan dalam belajar. Tapi apakah ketenangan dan kesenangan belajar dalam situasi dan kondisi sepi itu bisa dirasakan oleh setiap orang?


Tentu tidak, apa yang dirasakan oleh saya dan teman-teman ketika harus mengalami dan menerima kenyataan harus senantiasa masuk di kala kelas-kelas lain atau teman-teman yang lain sudah libur. Inilah nasib ketika di awal-awal dosen yang seharusnya aktif mengajar justru jarang sekali masuk, makanya ketika seharusnya sudah waktunya untuk libur semester justru minta jam dan hari untuk tetap kuliah menyelesaikan jadwal yang belum terselesaikan.

Satu sisi memang sebel, betapa tidak disaat mahasiswa aktif dosen justru gak pernah masuk, namun di saat sudah waktunya selesai perkuliahan jsutru dosennya minta waktu tambahan. Tapi, yang namanya mahasiswa mau tidak mau harus manut sama dosen, lha kalau tidak manut takut mendapat nilai yang jelek, meskipun konsekuensinya ya harus belajar di tengah-tengah kesepian kampus karena mahasiswa lainnya di kelas lain sudah pada libur.

Meskipun agak berat, tentu hal tersebut ada hikmahnya, dan bukankah belajar itu tidak ada batasnya. Semoga saja ditengah sepinya kampus, bukan menjadi halangan bagi saya dan teman-teman satu kelas untuk tetap semangat dalam menjalani kewajiban kita sebagai orang yang sedang menuntut ilmu. Dan semoga ilmu yang kami dapatkan berkah, amiien.

Post a Comment