Happy Ending KLB PSSI

Konggres Luar Biasa (KLB) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) telah terlaksana kemarin Minggu 17 Maret 2013 di hotel Borobudur Jakarta. Meskipun sempat diwarnai kericuhan saat pendaftaran anggota yang bisa ikut ambil bagian dalam KLB dan juga aksi walkout 6 angggota exco tidak menjadikan masalah berrati pada pelaksanaan KLB tersebut. Dan lebih menggembirakan sudah barang tentu, dengan suksesnya pelaksanaan KLB tersebut akhirnya PSSI juga tidak jadi dijatuhi sanksi oleh FIFA.


Paling tidak ada beberapa hal penting yang dihasilkan dalam KLB PSSI sesuai dengan agenda utamanya adalah penyatuan liga, revisi statuta PSSI, pengembalian empat anggota Eksekutif Komite, dan juga penyelenggaran kongres sesuai dengan KLB Solo 2011. Selain hal tersebut juga dihasilkan keputusan bahwa KPSI secara resmi dibubarkan, ketua KPSI La Nyalla Mattalitti akhirnya diangkat menjadi wakil ketua umum PSSI mendamping Johar Arifin. Penambahan anggota exco menjadi 15 orang pun dilakukan. Berbagai keputusan tersebut paling tidak membuka secercah harapan baru bagi sepakbola Indonesia.
KLB PSSI

Selain hal tersebut diatas, ada hal penting lainnya yang patut untuk disyukuri yaitu keputusan untuk mengganti pelatih timnas garuda dari Luis Manuel Blancodigantikan dengan Rahmad Darmawan yang akan berpatner dengan  Jacksen F Tiago. Kombinasi dua pelatih hebat yang dimiliki oleh Indonesia ini diharapkan akan mampu mengembalikan timnas Indonesia menjadi tim sepakbola yang tidak akan dipandang sebelah mata di kawasan asia, terutama di Asia Tenggara.

Semoga dengan berakhirnya KLB PSSI muncul harapan baru dalam dunia sepakbola Indonesia, yaitu sepakbola yang jauh dari nuansa politik meskipun ada beberapa pengurusnya yang berpolitik. Selain itu semoga ke depan tidak terjadi lagi perpecahan ditingkatan pengurus PSSI yang bisa berdampak buruk bagi perjalanan sepakbola Indonesia di kancah internasional.

No comments:

Post a Comment