Mau Investasi? di Reksa Dana Saja!


Pada hari Sabtu 16 Maret 2019 yang lalu untuk kali ke tiga, Saya dan juga istri berkesempatan untuk belajar tentang investasi bersama teman-teman blogger Semarang dan sekitarnya dan tentu saja bersama PT. Manulife Asset Management Indonesia (MAMI) cabang Semarang. Acara tersebut bertajuk Kopdar Investarian ke 3 dan 4. Kenapa  kok ke 3 dan 4, iya karena pada kesempatan tersebut merupakan pertemuan yang ke tiga sekaligus ke empat. Acara tersebut di laksanakan di “Kira Kira Resto” Sekayu, Semarang.

Karena Kopdar Investarian ini merupakan gabungan pertemuan yang ke 3 dan 4, maka sudah barang tentu materi yang diberikan juga semakin banyak. Karena materi untuk pertemuan ke 3 dan ke empat disampaikan pada hari itu juga. Namun, tetap saja pertemuan tersebut sangat menyenangkan karena disampaikan dengan santai oleh pemateri yang tak lain adalah Presiden Direktur PT. Manulife Asset Management Indonesia (MAMI) Bapak Legowo Kusumonegoro dari Jakarta.  
Pak Legowo
Acara dimulai sekitar jam 10.00 WIB dengan diawali kuis Mentimeter, seperti pada pertemuan sebelumnya, dimana kuis ini menuntut para blogger yang hadir untuk menjawab pertanyaan online tentang materi seputar investasi reksa dana yang telah diberikan pada pertemuan pertama dan kedua. Saat kuis ini akhirnya mas Koko yang menjadi terbaik pertama dan berhak mendapatkan hadiah berupa payung yang diserahkan langsung oleh mas Surya. Pemenang kedua dan ketiga juga dapat hadiah serupa, dan kemudian para pemenang foto bersama.
Pemenang kuis
Acara yang dipandu oleh mbak Ira tersebut akhirnya dilanjutkan dengan sambutan oleh tuan rumah yang diwakili oleh mas Surya Hadinata. Beliau kembali mengingatkan kepada para peserta kopdar investarian bahwa tujuan utama acara belajar bareng manulife adalah agar para blogger dapat memberikan informasi lengkap seputar Manulife Reksa Dana kepada masyarakat luas melalui tulisan-tulisan di blog masing-masing. Mas Surya juga mengucapkan terima kasih kepada para blogger yang telah ikut dan mau untuk belajar tentang investasi bersama Manulife cabang Semarang.
Mas Surya
Kilas Balik Materi
Setelah sambutan singkat dari mas Surya, acara kemudian dilanjutkan pemberian materi tentang oleh Bapak Legowo Kusumonegoro Presiden Direktur PT. Manulife Asset Management Indonesia (MAMI). Pada kesempatan tersebut ada dua materi utama yang akan dijelaskan yaitu Reksa Dana Campuran dan Reksa Dana Syariah. Namun sebelum menjelaskan tentang materi utama pak Legowo kembali mengulas kembali tentang materi yang sudah disampaikan pada pertemuan pertama dan kedua.
Beliau menekankan kembali pentingnya untuk  berinvestasi sejak dini. Karena menurut beliau investasi merupakan salah satu cara untuk melawan inflasi, dimana harus berinvestasi salah satunya bisa melalui Reksa Dana. Karena investasi jenis lama belum bisa mengalahkan laju inflasi saat ini. Lebih lanjut, pak Legowo juga menjelaskan beberapa instrumen investasi diantaranya diantaranya adalah bermain saham, obligasi, logam mulia, reksa dana, tanah dan bangunan dan masih banyak lagi yang lainnya. Tinggal bagaimana para pelaku investasi menyukai jenis  investasi apa yang menurutnya bisa memberikan keuntungan.
 
Para peserta kopdar investarian

Pada pertemuan tersebut tak ketinggalan beliau juga mengulas kembali tentang apa itu investasi saham dan obligasi. Pak Legowo menjelaskan bahwa saham merupakan jenis investasi yang sifat pendanaannya berasal dari patungan dari beberapa orang, sedangkan obligasi merupakan jenis investasi yang pendanaannya berasal dari pinjaman. Perbedaan lainnya antara saham dan obligasi adalah; jika pemegang saham dalam perusahaan merupakan pemilik perusahaan tersebut dan berhak mengatur jalannya roda perusahaan. Sedangkan obligasi hanya pemilik yang berhak  mengatur perusahaan.
Bukan hanya itu saja, hasil atau keuntungan yang diperoleh dari investasi saham dibagi rata kepada semua pemilik dan nilainya tergantung prosentase saham yang diinvestasikan dalam perusahaan tersebut. Sedangkan obligasi hasilnya berupa bunga pinjaman. Jadi tahu kan, apa bedanya investasi saham dengan investasi obligasi. Kedua-duanya merupakan jenis investasi yang saat ini juga berkembang di Indonesia. 

Pak Legowo juga sedikit mengulas tentang apa itu Reksa Dana? Reksa Dana adalah sebuah bentuk investasi yang menggabungkan semua dana yang diserahkan oleh investor dalam satu wadah, dimana uang tersebut selanjutnya dikelola oleh sebuah perusahaan investasi (manajer investasi) dengan mengalokasikannya kedalam satu atau berbagai macam instrumen investasi. Di Reksa Dana sendiri terdapat beberapa produk diantaranya RD pasar uang, RD pendapatan tetap, RD pasar saham, dan RD campuran.
Salah satu meteri yang disampaikan pak Legowo
Tak ketinggalan juga pak Legowo mengingatkan kembali bahwa setiap investasi ada risikonya. High Risk High Return, hal ini berlaku jika kalian kamu bisa memilih Reksa Dana Pasar Saham atau Campuran dengan mayoritas ke saham. Namun jika kalian ingin nyaman berinvestasi dengan risiko yang lebih rendah ada baiknya jika memilih Reksa Dana Pasar Uang atau Reksa Dana Pendapatan tetap. Bahkan ketika kalian membutuhkan dana untuk jangka waktu 3-5 tahun ke depan, maka kalian bisa memilih Reksa Dana Pendapatan Tetap dan Pasar Uang sebagai tempat investasi. 
 
Reksa dana saham
Masuk ke materi selanjutnya adalah tentang reksa dana saham, dimana RD saham sendiri terdiri dari sebagian besar saham itu sendiri, murni saham. Dengan minimal jumlah saham yang harus diinvestasikan sebesar 80%, oleh sebab itulah besar hasil dan peningkatan cukup tinggi. Yang menjadi catatan adalah jika kalian ingin berinvestasi saham, maka kalian harus secara rutin mengecek naik dan turunnya saham setiap saat, bahkan saat ini pegerakan saham juga bisa di cek secara online. Sehingga jika rutin monitoring pergerakan saham, kalian bisa tahu kapan akan membeli saham dan kapan akan menjualnya.
Reksa Dana Campuran
Salah satu materi yang dijelaskan oleh pak Legowo adalah reksa dana campuran. Prinsipnya reksa dana campuran merupakan gabungan beberapa produk reksa dana, bisa RD pasar uang dengan RD pendapatan tetap, atau RD saham, obligasi dengan pasar uang. Dalam hal ini dijelaskan bahwa RD campuran itu variasinya sangat banyak, menyesuaikan dengan mana campuran yang paling banyak. Yang menjadi catatan adalah bahwa RD campuran itu komposisinya banyak tetapi tidak boleh berubah itu menurut penjelasan pak Legowo.

Komposisi reksa dana campuran itu bisa 50:50 atau lebih banyak salah satunya, tergantung peraciknya. Reksa dana campuran itu sederhana, kalian tinggal memilih campuran produk reksa dana sesuai keinginan kalian. Jika ditinjau dari resiko, maka resiko yang ditimbulkan dari reksa dana campuran itu sedang, sehingga keuntungan yang dihasilkan juga sedang. Sementara itu jika dilihat dari tujuannya, reksa dana campuran itu memiliki target jangka menengah yaitu kisaran 5-7 tahun.
 
Reksa dana campuran


Setelah materi tentang reksadana campuran, beberapa peserta diberikan kesempatan untuk bertanya. Diantara teman-teman blogger ada mbak Archa Bella dan mbak Sofia bertanya seputar reksa dana. Berbagai pertanyaan tersebut dijawab langsung oleh pak Legowo sampai tuntas sehingga membuat penanya dan juga peserta lain semakin paham tentang berbagai produk reksa dana.
Mbak Archa sedang bertanya
Reksa Dana Syariah
Sesi terakhir dari kopdar investarian kali ini adalah tentang reksa dana syariah. Ketika kalian mendengar istilah ini tentu masih bertanya-tanya, kok ada investasi syariah? Apakah halal jenis investasi  semacam ini? Pertanyaan tersebut sangat wajar, apalagi bagi umat muslim karena segala macam bentuk kehidupan di dunia ini selalu diatur dan dijalankan sesuai dengan syariah atau aturan agama. Sehingga tidak mengherankan jika dalam hal investasi pun harus sesuai dengan aturan syariah. 
 
Reksa dana syariah
Menurut pak Legowo keuangan syariah dan reksa dana syariah khususnya memang terlambat, karena baru berkembang dua tahun belakangan. Tapi meskipun terlambat hal itu penting mengingat mayoritas penduduk di Indonesia adalah muslim. Jadi sangat wajar jika kehidupan muamalah, salah satunya berkaitan dengan investasi harus sesuai dengan syariah Islam. Oleh sebab itulah reksa dana syariah yang hadir saat ini juga senantiasa tunduk kepada aturan syariah. Bahkan manager investasi reksa dana syariah juga harus memiliki lisensi syariah.
Dalam hal ini, investasi syariah seperti reksa dana syariah harus memenuhi aturan syariah yang dibuat oleh MUI dan lembaga terkait serta pengelolaannya harus memenuhi unsur-unsur syariah yang telah ditetapkan lembaga terkait. Dan yang lebih penting lagi bahwa investasi syariah mengutamakan etika sesuai dengan syariah Islam. 
 
Instrumen reksa dana syariah
Beberapa hal yang harus diketahui dalam investasi syariah adalah tentang apa yang dihalalkan dalam investasi dan apa yang diharamkan dalam investasi. Yang menjadi keunggulan dari reksa dana syariah adalah tim pengawas yang lebih komplit dibanding tim pengawas dalam investasi umum salah satuanya berasalah dari dewan syariah. Inilah salah satu keunggulan yang diberikan oleh reksa dana syariah, khususnya untuk memberikan kemantapan bagi investor muslim yang akan berinvestasi melalui reksa dana.
Pengawas reksa dana syariah
Setelah penjelasan tentang reksa dana syariah oleh pak Legowo, acara kemudian dilanjutkan dengan makan siang dan ramah tamah. Sebelum acara selesai para peserta kopdar Investarian juga diajari bagaimana melakukan transaksi reksa dana melalui klik MAMI dari awal sampai akhir melalui beberapa cara baik lewat bank, indomaret maupun secara langsung di klik MAMI Manulife. Acara kemudian diakhiri dengan foto bersama.
Semoga manfaat ilmu yang saya dapatkan hari itu. Amin.  

1 komentar:

Post a comment