Stay at Home and Physical Distancing


Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Bismillahirrahmanirrahim...

Dengan mengucap rasa syukur kehadirat Ilahi Rabbi, aku kembali menata niat dan membulatkan tekad untuk kembali mengisi hari-hariku dengan menulis di blog tercinta ini. Tak terasa memang, ternyta sudah 4 bulan lamanya aku tidak mengisi blog ini dengan berbagai tulisan, baik itu coretan tentang pengalamanku, cerita, kisah, artikel maupun review.

Terakhir aku mengisi blog ini pada kahir bulan Nopember tahun 2019 yang lalu. Itu artinya sudah setahun lamanya blog ini nganggur, lebih tepatnya dianggurin sih..hehehe. Jujur, malas memang menjadi kendala terbesarku untuk mengisi blog ini. Meskipun kuakui jika ditanya teman, apalagi ditanya istri mengapa blognya dianggurin, sering kujawab dengan kata “sibuk” meskipun sejujurnya itu lebih dari pembelaanku, karena kemalasanku saja.

Namun, 1 April tahun 2020 ini, lebih tepatnya sore tadi aku bilang sama istri, bahwa aku malam ini mau ngeblog, dan dia hanya tersenyum penuh makna, entah karena ragu, tidak percaya atau memang hanya dianggap aku sekedar guyon belaka, toh endingnya nanti paling tidur hahahahaha....

Tapi...karena aku sudah lama memang berniat nulis lagi di blog, maka melalui tulisan inilah aku memaksa diri untuk menghilangkan sekat berupa tembok terbesar yang menghalangiku dalam menulis, yaitu “MALAS”. Meski harus kuakui juga bahwa faktor Work From Home (Kerja Dari Rumah) menjadi salah satu alasan mengapa aku harus ngeblog kembali.
 
Tugas belajar online
Ya, ya ya, sudah lebih dari 3 minggu lamanya aku menjadi salah satu abdi negara yang harus melalui hari-hari terakhir ini dengan bekerja dari rumah. Penyebabnya tak lain karena adanya wabah COVID-19. Wabah yang pertama kali ditemukan dan menyebar di Wuhan China ini juga telah menyebar dan menyerang masyarakat Indonesia. Bahkan hingga saat tulisan ini dibuat masyarakat Indonesia yang positif terkena virus COVID-19 sebanyak 1677, meninggal 157 dan yang sudah sembuh 103. Untuk bisa update tentang situasi terkini kondisi Indonesia dalam menghadapi virus ini bisa diakses disini.

Work From Home memang menjadi kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk meminimalisir penyebaran COVID-19. Bahkan Pemprov Jawa Tengah yang awalnya hanya mengeluarkan kebijakan bekerja dirumah dari 18 Maret sampai 29 Maret, saat ini diperpanjang menjadi 13 April 2020 dan mungkin saja akan diperpanjang lagi hingga batas waktu yang belum ditentukan tergantung meredanya wabah COVID-19 ini. Kebijakan tersebut tak lain bertujuan untuk meminimalisir penyebaran wabah kepada masyarakat lebih luas.
 
Physical Distancing di RSI Pekajangan Pekalongan
Dalam hal ini bahkan WHO awalnya juga menganjurkan adanya Social Distancing, namun karena kurang efektif untuk menanggulangi penyebaran virus maka kemudian WHO menggantinya dengan istilah Physical Distancing. Semua itu bertujuan untuk menekan penyebaran wabah yang telah menyerang hampir semua negara di dunia ini.

Kumpul Keluarga

Sebagai seorang yang bekerja di luar kota dan jauh dari keluarga moment bekerja dari rumah memang memberikan keuntungan tersendiri bagiku, salah satunya adalah waktu berkumpul dengan keluarga menjadi lebih banyak. Harus kuakui selama ini qaulity time bersama keluarga memang kurang, karena hanya saat Sabtu dan Minggu saja aku bisa bersama mereka, selebihnya aku menjalani hari-hariku di Semarang karena bekerja di sana.
Meskipun demikian, tugas dan tanggungjawab sebagai seorang abdi negara tidak kutinggalkan, apalagi tugas belajar online tetap dilaksanakan meskipun itu dilakukan dari rumah. Intinya sebagai pegawai tenaga pendidik dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah tetap harus melakukan tugas dari rumah. Bukan hanya itu saja, setiap hari pendidik juga diharuskan membuat laporan pembelajaran online yang telah dilakukan dengan cara mengisi form yang dibuat oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebagai bukti bahwa sebagai pegawai telah melaksanakan tugas.

Selain tetap melaksanakan tugas sebagai pendidik dengan melakukan pembelajaran online, kegiatan yang kulakukan tentu saja mendapingi dua bidadari dalam belajar. Apalagi saat ini bidadari yang pertama NOOFA juga merupakan siswa SDIT di daerah Kajen Pekalongan yang juga banyak mendapatkan tugas belajar setiap harinya, jadi saat inilah waktu yang tidak boleh aku sia-siakan dalam mendampinginya untuk belajar, karena saat hari-hari aktif aku tidak bisa mendampinginya belajar.
 
Kakak NOOFA Belajar di rumah
Bukan hanya kakak NOOFA adiknya NOOHA juga butuh didampingi belajar, apalagi saat tahu kakaknya belajar mengaji pasti dia juga pingin diajari ngaji juga, maka mau tidak mau waktu berharga ini tidak boleh aku sia-siakan. Bagiku ilmu buat anak-anak adalah investasi masa depan bukan hanya untuk dunia tetapi juga untuk akhirat kelak. Bisa mendapingi mereka dalam belajar adalah saat terindah yang aku rasakan selama kurang lebih 3 minggu bekerja dari rumah ini.
 
Adik NOOHA belajar mengaji
Selain itu kegiatan yang tak kalah serunya adalah, setiap hari aku bisa mengasah kemampuan memasakku. Apalagi anak-anak bilang kalau hasil masakanku enak, mereka juga tambah lahap makannya, bahkan kakak NOOFA sering sekali nambah makannya. Seneng deh rasanya bisa bermanfaat bagi keluarga, dan yang terpenting bisa kumpul bareng mereka. Alhamdulilah
 
Hasil masakanku
Work From Home dengan Physical Distancing merupakan salah satu upaya agar penyebaran virus COVID-19 bisa ditekan. Terakhir semoga wabah COVID-19 segera hilang dari muka bumi ini, khususnya dari Indonesia agar kehidupan masyarakat segera normal kembali, Aminn.

Post a comment