Guru, Blogger dan ASUS ZenBook Pro 15 UX580



Menjadi seorang guru di era milenium saat ini dituntut tidak hanya sekedar bisa mengajar di ruang kelas saja. Tetapi seorang guru juga dituntut untuk melakukan berbagai pekerjaan diluar tanggungjawab mengajar di dalam kelas. Salah satunya adalah guru harus bisa mengelola berbagai bantuan yang berasal dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Bukan hanya sekedar mengelola bantuan, hal terpenting dari itu guru harus bisa membuat laporan pertanggungjawaban pengelolaan bantuan-bantuan tersebut.
Guru harus profesional, itulah hal yang wajib dipegang teguh dan dimiliki oleh setiap guru saat ini. Di satu sisi ia harus profesional dalam mengajar dan mendidik anak-anak di ruang kelas, di sisi lain ia juga dituntut untuk tetap profesional dalam melakukan pekerjaan tambahan dari sekolah salah satunya adalah membuat administrasi pelaporan berbagai bantuan pemerintah yang diterima oleh sekolah. 
Mengabdi Untuk Negeri
Kebetulan saat ini saya sebagai guru di Sekolah Luar Biasa  Negeri  Ungaran juga mengalami hal yang sama dengan guru-guru lainnya di berbagai sekolah di Indonesia. Dimana satu sisi saya memiliki kewajiban untuk mengajar di kelas, namun di sisi lain juga mendapatkan mandat untuk menjadi salah satu tim pengelola Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sekaligus ikut membantu pelaporan Bantuan Belajar Anak Berkebutuhan Khusus dari pemerintah pusat. Masing-masing bantuan  terdiri dari Rp. 143 juta untuk BOP sedangkan bantuan belajar untuk ABK kurang lebih 300 juta. Dengan jumlah bantuan yang gede tersebut tentu laporan pertanggungjawabannya juga harus lengkap dan harus sesuai juknis yang ada.

Akhir tahun seperti ini memang menjadi saat yang paling menyita waktu bagi saya, karena di saat teman-teman guru yang lainnya pada libur akhir semester I tahun ajaran 2018/2019 saya tetap masuk sekolah karena masih memiliki tanggung jawab untuk membuat dan menyelesaikan laporan pertanggungjawaban beberapa bantuan pemerintah yang diterima oleh sekolah tempat saya bekerja. 
Sibuk di masa libur semester 1
Agar LPJ bisa segera rampung biasanya disamping saya mengerjakannya di sekolah, saya juga meminjam laptop sekolah untuk bisa saya bawa pulang ke kos dan mengerjakan laporan di kos. Diantara laptop yang dimiliki oleh sekolah, biasanya saya memilih laptop merk ASUS karena memang saya sudah sering memakai dalam beberapa kali kesempatan terutama saat saya ditugaskan untuk mengikuti pelatihan maupun lomba karya ilmiah. Laptop ASUS bagi saya merupakan teman terbaik dalam menyelesaikan berbagai tugas-tugas sekolah maupun tugas lainnya. 

Dan alhamdulilah saat ini tugas untuk membuat laporan pertanggungjawaban bantuan pemerintah baik itu Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) maupun Bantuan Belajar untuk Anak Berkebutuhan Khusus sudah hampir selesai. Salah satu faktor yang membuat saya relatif cepat dalam merampungkan laporan tersebut adalah karena laptop ASUS yang saya gunakan tidak pernah rewel ataupun ngadat. Hal tersebut tentu sangat membantu saya karena tanpa adanya laptop yang mumpuni tentu saja pekerjaan saya tidak akan cepat selesai.
Mengerjakan LPJ Bantuan Pemerintah
Bukan hanya saat mengerjakan tugas-tugas sekolah, saat ini saya juga diminta oleh salah satu orang tua siswa SLB Negeri Ungaran untuk mengajari anaknya laptop. Kebetulan orang tua siswa tersebut belum memiliki laptop, maka saya diminta untuk mencarikan laptop yang bagus untuk anaknya. Saya pun akhirnya bersedia menemani beliau untuk mencari laptop sesuai keinginan dan budget yang dimilikinya. Dari hasil diskusi dan membandingkan satu merk dengan merek lainnya akhirnya beliau memilih dan membeli laptop merek ASUS sesuai dengan yang saya rekomendasikan. Dan saat ini setiap hari Rabu dan Kamis setelah pulang sekolah saya rutin mengajari salah satu siswa saya tunarungu untuk belajar laptop tentunya menggunakan laptop ASUS.

Berbicara tentang laptop ASUS belum lama ini saya berkesempatan mendapatkan undangan dari temen Blogger ASUS untuk mengikuti Asus Year End Gathering. Tentu saja hal itu membuat saya kegirangan, karena sudah sejak lama saya memang ingin mengikuti acara yang diadakan oleh ASUS apalagi selama ini saya sudah menggunakan produk ASUS baik itu Laptop maupun smartphone dan tentunya saya sangat puas menggunakan ASUS karena kualitasnya terbukti bagus.
Laptop ASUS
Gathering ASUS Bersama Blogger
Acara Asus Year End Gathering wilayah Semarang dilaksanakan pada hari Sabtu, 15 Desember 2018 di Gets Hotel Semarang. Acara tersebut diadakan dalam rangka launching salah satu produk terbaru ASUS yaitu ZenBook Pro 15 UX580. Saya sendiri berangkat dari Pekalongan bersama istri tercinta sekitar jam 05.30 WIB karena acaranya sebagaimana di undangan akan dimulai pukul 09.00 sampai dengan 13.00 WIB. Oleh sebab itulah saya sengaja datang lebih pagi karena takut telat, apalagi jarak Pekalongan-Semarang memang jauh. Namun demi acara ASUS saya tetap bersemangat dan senang meskipun jarak yang saya tempuh cukup jauh menggunakan sepeda motor. Saya dan istri sampai di Gets Hotel Semarang sekitar pukul 09.30 WIB dan Alhamdulilah acara belum mulai. Kesempatan tersebut saya gunakan untuk berbincang dengan teman-teman blogger yang sudah datang.
Sebelum acara Gathering dimulai
Acara Asus Year nd Gathering dipandu oleh salah satu Blogger Senior dari Semarang mbak Unik Kaswarganti yang merupakan salah satu Blogger Asus. Acara semakin meriah saat narasumber pertama  mulai tampil yaitu Om Yahya Kurniawan dari Yogyakarta. Om Yahya sendiri merupakan blogger tekno yang sudah biasa melakukan review terhadap berbagai produk elektronik khususnya laptop. Dan saat tampil di Gets Hotel Semarang beliau mereview produk terbaru ASUS yaitu ASUS ZenBook Pro 15 UX580.

ZenBook Pro 15 UX580 merupakan keluaran terbaru dari ASUS. Laptop model ini merupakan seri tertinggi dari ZenBook saat ini. Harus diakui bahwa laptop tersebut merupakan laptop kelas premium dengan spesifikasi paling tinggi dari seri ZenBook lainnya yang ada saat ini. Kehadiran ASUS ZenBook Pro 15 UX580 memang sengaja ditujukan bagi kalangan profesional, terutama mereka yang bergerak di industri kreatif seperti 3D designer, video editor dan fotografer. Namun bukan berarti para blogger tidak boleh memiliki, jutsru blogger merupakan insan kreatif yang memang membutuhkan laptop jenis ini untuk membuat tulisan di blog menjadi lebih yahudd.
Om Yahya saat menjelaskan Asus ZenBook Pro 15 UX580

Salah satu yang dijelaskan oleh om Yahya terkait dengan kelebihan ZenBook Pro UX580 adalah soal ScreenPad dimana touchpadnya bisa digunakan sebagai layar kedua. Saat menjelaskan soal ScreenPad  tersebut banyak sekali teman-teman blogger yang kagum dan ingin segera mencobanya. Perlu diketahui juga  bahwa teknologi ScreenPad  pada ZenBook Pro UX580 sendiri memang sebuah inovasi terbaru yang dihadirkan oleh ASUS dengan tujuan untuk meningkatkan produktivitas penggunanya. Inovasi baru dari ASUS tersebut sebagaimana yang dijelaskan oleh om Yahya disambut antusias oleh para blogger yang mengikuti Gathering di Gets Hotel Semarang.

Sebagaimana press release yang telah dikeluarkan oleh Asus Indonesia bahwa ASUS ZenBook Pro UX580 memiliki banyak kelebihan selain soal ScreenPad, kelebihan lainnya adalah soal tampilan bodinya yang metal dengan warna Deep Dive Blue elegan. Ketebalan laptop ASUS ZenBook Pro UX580 hanya 18,9mm serta beratnya Cuma 1,88kg, ringkasnya bahwa ASUS ZenBook Pro UX580 merupakan laptop yang enteng, mudah dibawa kemana-mana serta tak sulit ketika dimasukkan ke dalam tas.
ASUS ZenBook Pro UX580
Kelebihan lainnya yang tak kalah keren dari laptop ZenBook Pro UX580 adalah layar dengan resolusi 4K UHD (3840x2160 pixel) dengan tingkat kecerahan hingga 400nits. Warna yang dihasilkan oleh ZenBook Pro UX580 sangat akurat dengan tingkat reproduksi warna Adobe RGB hingga 100% dan Delta E < 2. Hal terpenting yang harus diketahui adalah Layar ZenBook Pro UX580 merupakan factory-calibrated dan telah divalidasi oleh PANTONE.
Untuk mengetahui lebih dalam mengenai ZenBook Pro UX580 maka bisa dibaca spec lengkapnya dibawah ini, sebagaimana yang telah di release oleh ASUS.
Main Spec.
ASUS ZenBook Pro UX580GD
CPU
Intel Core i7 8750H Processor Hexa Core (9M Cache, up to 4.1GHz)
Operating System
Windows 10
Memory
16GB DDR4 2400MHz SDRAM
Storage
1TB M.2 NVMe PCIe SSD
Display
15,6” (16:9) 4K UHD (1920x1080) PANTONE validated with NanoEdge Display
Graphics
Discrete graphics Nvidia GeForce GTX 1050 4GB GDDR5 VRAM
Integrated Intel UHD Graphics 630
Input/Output
2 x USB3.1 Type-C (GEN 2) with Thunderbolt 3 support, 2x USB 3.1 port (Gen 2), 1 x HDMI, 1 x Microphone-in/Headphone-out jack, 1 x MicroSD Card Reader
Camera
VGA Web Camera
Connectivity
Dual-band 802.11ac gigabit-class Wi-Fi, Bluetooth 5.0
Audio
Harman Kardon certified audio system with ASUS SonicMaster surround-sound technology, Array microphone with Cortana voice-recognition support
Battery
71Wh 8-cell lithium-polymer battery up to 9.5 hours battery life
Dimension
(WxDxH) 365 x 241 x 189 mm
Weight
1,88Kg with Battery
Colors
Deep Dive Blue
Price
Rp35.999.000
Warranty
2 tahun garansi global

Setelah selesai memaparkan hasil reviewnya kemudian acara dilanjut dengan kuis seputar laptop Asus ZenBook Pro UX580 dimana om Yahya memberikan pertanyaan seputar penjelasannya tadi dan akhirnya tiga orang yang bisa menjawab pertanyaan om yahya berhak mendapatkan Voucer belanja masing-masing Rp. 100.000. Selamat ya buat para pemenang.
Kuis sesi pertama bersama Om Yahya
Menulis Itu Harus Baik dan Benar
Setelah sesi pertama tentang review laptop Asus ZenBook Pro UX580 oleh om Yahya selesai, acara kemudian dilanjut pada sesi kedua tentang penulisan yang baik dan benar sesuai kadiah jurnalistik yang dipandu langsung oleh Jurnalis Wawasan sekaligus blogger senior yaitu Gus Wahid. Dalam kesempatan tersebut, Gus Wahid menjelaskan tentang berbagai kaidah penulisan yang benar dalam dunia jurnalistik dan itu belum banyak diketahui apalagi dilakukan oleh para blogger saat menulis di blog. Menurut mas Wahid meskipun menulis di blog bebas, tapi alangkah lebih baik jika tetap berbegang pada kaidah penulisan sebagaimana penulisan karya jurnalistik.
Gus Wahid sedang memberikan materi penulisan yang baik dan benar
Diantara kaidah-kaidah yang harus dipegang oleh para blogger adalah: pertama, akurasi. Akurasi maksudnya adalah bahwa tulisan harus benar-benar tepat dan akurat. Baik jurnalis maupun blogger sebenarnya memiliki tanggungjawab yang sama saat menyajikan sebuah tulisan. Bahwa tulisan yang dipublish harus benar-benar akurat dan tepat. Jangan sampai menulis sesuatu yang kebenarannya masih samar-samar, atau justru menulis sesuatu yang tidak benar alias hoax. Sebagai pelaku media sosial maka seorang blogger wajib memegang kaidah ini sebelum menulis, kalau perlu cantumkan sumber utamanya jika itu berkaitan dengan tulisan yang sifatnya serius.

Kedua, keseimbangan. Beda jurnalis media cetak dengan blogger dalam melihat sudut pandang keseimbangan tulisan yang dipublikasikan. Dalam hal ini jurnalis memang diwajibkan untuk senantiasa menyajikan tulisan yang netral dan tidak memihak pihak manapun. Bagi blogger sebenarnya juga harus mengikuti kaidah ini dimana tulisan yang disajikan hendaknya  tulisan yang seimbang, hanya saja sifatnya lebih bebas dibandingkan dengan para jurnalis media cetak.
Kaidah menulis yang baik dan benar
Ketiga, kejelasan. Yang dimaksud dengan jelas adalah bahwa tulisan yang disajikan baik oleh jurnalis maupun oleh blogger sama-sama bisa dimengerti oleh pembaca. Jangan sampai tulisan yang dipublikasikan membuat orang yang membacanya menjadi bingung atau tidak mengerti tujuan tulisan tersebut. Intinya tulisan harus membuat orang yang membacanya paham atas apa yang menjadi maksud dari penulisnya.

Selain ketiga kaidah penting di atas, Gus Wahid juga memaparkan tentang tips menulis yang baik dan benar. Tipsi tersebut adalah
1.    Menulislah dengan jujur. Kejujuran dari penulis sangat dibutuhkan untuk menghasilkan tulisan yang benar-benar murni dan original.
2.    Perhatikan tanda baca. Seringkali penulis baik utamanya blogger kurang memperhatikan kaidah ini. Oleh sebab itulah mulai sekarang ketika menulis harus benar-benar mengikuti auturan PUEBI.
3.    Buatlah catatan yang detail dan cermat. Untuk menghasilkan tulisan yang baik dan berkulaitas diharuskan dengan menggunakan data-data yang lengkap. Jika hal itu dilakukan dijamin tulisan yang dihasikan akan waooo...
4.    Menulislah dengan kalimat yang jelas, lengkap dan jernih. Maksudnya adalah tulisan yang dibuat harus jelas maksudnya agar mudah dipahami pembaca. Bukan hanya harus jelas, tulisan harus memuat data yang lengkap agar tidak dibilang hoax serta tulisan harus benar-benar mencerminkan kenyataan bukan hanya sebatas angan belaka.
5.    Tulisan harus fokus. Hal yang sering jadi kendala penulis baik itu jurnalis maupun blogger adalah soal fokus tulisan. Seringkali tulisan tidak fokus dikarenakan penulis suka menambah hal-hal yang kurang penting diluar tema dan topik yang akan dibahas. Soo jika mau tulisan kita baik, tulislah sesuai dengan topik yang sudah dipilih.
6.    Tulisan harus proporsional. Seringkali seorang blogger ingin tulisannya kelihatan waahhh sehingga sering dilebih-lebihkan, hal itu sah-sah saja namun jika kembali kepada kaidah penulisan, maka hal itu dilarang karena akan membuat tulisan tidak lagi original justru akan terlihat palsu. Oleh sebab itulah tulisan yang sesuai dengan kenyataannya justru akan lebih baik
7.    Kalimat kutipan harus sesuai. Hal yang harus diperhatikan saat kita menulis dan mengutip sumber lainnya maka harus benar-benar tepat. Jika tidak maka bisa disebut pembohongan. Oleh sebab itulah penting sekali untuk senantiasa memeriksa kembali tulisan ketika itu mencantumkan sebuah kutipan.
Tips menulis yang baik dan benar
Selain hal diatas, sebenarnya Gus Wahid juga banyak memberikan beberapa kaidah-kaidah lain terkait dengan dunia jurnalistik yang itu juga bisa diaplikasikan oleh para blogger. Hanya saja memang waktu yang diberikan tidak banyak, sehingga sesi ini berjalan begitu cepat.

Namun yang pasti sesi Gus Wahid tentang menulis yang baik dan benar benar-benar menjadi daya tarik tersendiri di acara Asus Year End Gathering di Gets Hotel Semarang. Beberapa kali peserta dibuat geerr oleh tingkah polah narasumber yang memang terkenal gokil ini. Namun, ilmu yang disampaikan oleh Gus Wahid benar-benar memberikan catatan tersendiri bagi blogger yang hadir di acara tersebut. Paling tidak buat saya sendiri, dimana ketika menulis harus benar-benar teliti dan senantiasa memegang kaidah-kaidah penulisan.
Sebagaimana pada sesi pertama, sesi kedua ini juga diadakan kuis dengan nara sumber memberikan pertanyaan kepada 5 peserta mau maju ke depan. Setelah satu persatu peserta ditanya Gus Wahid dan menjawab dengan benar maka mendapatkan voucher belanja sebesar Rp. 100.000.
Kuis ala Gus Wahid
Yang menjadi catatan saya sendiri adalah bahwa acara Asus Year End Gathering benar-benar memberikan motivasi tersendiri bagi saya untuk lebih rajin menulis di blog, tentu saja dengan tulisan yang baik dan benar sebagaimana pesan yang disampaikan oleh Gus Wahid. Untuk laptop Asus ZenBook Pro UX580 saya benar-benar kagum dan ingin memilikinya suatu hari nanti, semoga disegerakan. Amin. Acara Asus Year End Gathering ditutup dengan foto bersama, dan semoga acara tersebut membawa manfaat dan berkah kepada semua yang hadir, amin.
Foto bersama

2 komentar

Mantap speknya ya pak guru...
Kalo pake zenbook pro mah segala macam kerjaan jadi lebih mudah dan cepat dikerjakan

Reply

Mau satu donk* Keknya cakep.

Reply

Post a Comment